Iwan Fals – Album Raya (2013)

Raya, album baru Iwan Fals yang baru saja dirilis pada Selasa, 25/06/2013 di Rolling Stone Cafe, Jakarta menjadi obat penawar rindu bagi Oi dan ribuan fans Iwan Fals di seluruh Indonesia.

Nama album barunya pun di ambil dari nama anak bungsu Iwan Fals yang bernama lengkap Raya Rambu Rabbani. Iwan Fals mengakui, iya harus menunggu sampai sepuluh tahun untuk membuat album tersebut, alasannya. Iya harus menunggu izin dari anaknya sendiri untuk penggunaan namanya sebagai judul salah satu lagu dalam album terbarunya tersebut.

“Papah nanya, mau di buatin album buat Raya?? Eh, ternyata sudah di buat papah. Semoga albumnya bisa lebih baik!” Kata Raya kepada media.

Lagu berjudul “Raya” ini mengisahkan tentang kelahiran anak ketiga Bang Iwan, secara garis besar musiknya mirip dengan lagu Galang Rambu Anarki, lagu yang pernah di buatnya untuk anak pertamanya yang telah tiada.

Dalam album Raya ini sendiri terdapat 18 lagu yang terbagi dalam dua disk.

 SIDE A:

1. Raya.
2. Aku Ada.
3. Negeri Kaya.
4. Katanya.
5. Kopi Top.
6. Sampah.
7. Tangan Kosong.
8. Cinta Itu.
9. Adalah.

SIDE B:
1. Api Unggun.
2. Gadis Tani.
3. Lekaslah Sembuh.
4. Rekening Gendut.
5. Si Putri dan Si Fulan.
6. Bangsat.
7. Dajal Net.
8. Pelaut
9. Tak Kenal Maka Tak Sayang.

REVIEW

Bagaimana kualitas Album Raya ini..?

Mari kita mulai dari cover album. Cover album ini terasa lebih mewakili usia Iwan Fals. Desainnya ekslusif, mewah. Didalamnya berisi lirik dan foto-foto ekslusif.

Itu baru bungkusnya, bagaimana Kontennya…?

Mari kita intip Disc A

  • Dibuka dengan lagu berjudul Raya, lagu yang bercerita tentang anak terakhir Iwan Fals. Musik sederhana yang cuma diiringi gitar akustik. Iramanya langsung teringat lagu ‘Galang Rambu Anarki’ dan lagu ‘Anissa’ (lagu tidak beredar). Asik sih lagu ini, cuma menurut saya kurang ceria.
  • Masuk track kedua, mata saya mendadak fokus ke satu titik diruangan. Intro lagu ‘Aku Ada’ memaksa untuk mengeraskan volume stereo set. Ada suara-suara bening disepanjang lagu. Wow… Itu adalah suara penyanyi perempuan bernama Lea Simanjuntak, dia menjadi backing vocal dalam lagu ini namun tidak bernyanyi dengan bahasa manusia, tetapi ber- heyy yeiii yeiii.. entah apa istilahnya :). Pada lagu inilah saya merasakan karakter vocal Iwan Fals menjadi hidup. Sepanjang lagu ini saya diam mematung terpesona.
  • Lanjut track ketiga. Lagu ‘Negeri Kaya’. Lagu berlirik mantab ini sejak tahun 2010 sudah cukup sering dinyanyikan dalam konser dan kali ini di albumkan. Lirik kritis lagu ini seakan menjawab pertanyaan ‘mana Iwan yang dulu’.
  • Lirik kritis Iwan muncul lagi pada track keempat lagu ‘Katanya’. Dan suara bening Lea Simanjuntak ikut menyelimuti lagu ini, kali ini dia bernyanyi dengan bahasa manusia :). Lagu yang menjadi megah dan tidak membosankan. Ini adalah lagu dengan durasi terpanjang dalam album Raya, sekitar 7 menit lebih.
  • Dan sponsor album ini sudah pasti dibuatkan lagu. Lagu ‘Kopi Top’ dalam track kelima ini belakangan selalu dinyanyikan Iwan Fals dalam konsernya yang disponsori produk tersebut. Apalagi saat ini Iwan Fals menjadi bintang iklan produk ini.
  • Lagu ‘Sampah’ menempati track keenam. Lagu ini juga kerap dinyanyikan dalam konser sebelum di albumkan. Lagu dengan pesan positif untuk kelestarian alam ini dinyanyikan Iwan Fals dengan gaya yang unik. Tidak biasanya Iwan bernyanyi dengan gaya seperti ini. Sayang telinga saya tidak begitu asik mendengar track ini.
  • Track ketujuh membuat badan saya bergoyang mengikuti irama menghentak. Diimbangi dengan lirik keras membuat lagu ‘Tangan Kosong’ ini menjadiwaah. Disini saya menjumpai Iwan Fals seperti dijaman album Mata Dewa. Karakter vocal yang ‘ngamuk’ ditambah teriakan-teriakan dalam nada tinggi yang tak dijumpai dalam album sebelumnya. Iwan begitu lepas berteriak pada lagu yang menceritakan tingkatan-tingkatan dalam olahraga bela diri Karate. Iwan Fals sendiri masih aktif berolahraga karate dan dia adalah pemegang sabuk hitam.
  • Setelah telinga dipanaskan dengan irama rock. Kini giliran lagu bertempo lambat dengan tema cinta mendinginkan suasana. Track kedelapan ini berisi lagu ‘Cinta Itu’. Kalau urutan track seperti ini semacam kita menonton konser-konser Iwan, lagu ini tentu membuat sebagian penonton memilih duduk. Dan ada kejutan di penghujung lagu, Yos, istri Iwan Fals ikut bernyanyi disini.
  • Berlanjut dengan lagu ‘Adalah’ pada track kesembilan. Kalau dalam konser, tentu penonton masih tetap duduk menikmati lagu cinta bertempo lambat ini. Bahkan sebagian mungkin ngobrol sendiri sedang yang lainnya sibuk sms-an 🙂 . Lagu ini liriknya ditulis oleh Rosana Listanto alias Mbak Yos istri Iwan Fals.

Lanjut dengan Disc B

  • Inget lagu Doa dari album Suara Hati? Yup, lagu ‘Api Unggun’ pada track kesepuluh ini hampir serupa dengan itu. Hanya saja dalam lagu ini alat musik sederhana ikut main. Konsepnya dibuat seperti kita duduk didepan api unggun dan nyanyi rame-rame diiringi alat musik seadanya. Menarik.
  • Iwan Fals masih memasukkan suasana alam dalam album ini. Lagu ‘Gadis Tani’ mengisi track kesebelas dengan lirik sederhana yang mengingatkan saya pada lagu-lagu Franky and Jane. Memory saya melayang ke masa lalu gara-gara lagu ini.
  • Track keduabelas, ‘Lekaslah Sembuh’. Adalah lagu yang didedikasikan Iwan Fals untuk pemain bass Donny Fattah yang sedang sakit ketika lagu ini dibuat tahun 2012. Lagu yang pernah dinyanyikan dalam konser amal menggalang dana untuk biaya pengobatan Donny saat itu, kali ini direkam dan dialbumkan. Tiupan harmonika dengan gaya seperti era Iwan di tahun 80-an menjadi intro lagu ini. Selengkapnya mengenai lagu ini pernah kita ulas pada artikel Lekaslah Sembuh – Lagu Iwan Fals Untuk Donny Fattah.
  • Kangen irama country gaya Iwan Fals?. ‘Rekening Gendut’ jawabannya. Irama lagu dalam track ketigabelas ini mungkin bisa membuat sebagian dari kita loncat-loncat kegirangan, sebagian yang lainnya berbaris main sepur-sepuran keliling kampung atau gulung kuming.. hehehe.. Musiknya asik, liriknya asik, penuh kritikan kepada pemilik rekening yang nilainya tak wajar, mulai wakil rakyat, polisi, jaksa hingga presiden dibungkus kalimat yang kocak. Iwan Fals sudah kembali seperti dulu, lagu ini buktinya. Dan rupanya lagu ini bikin saya jadi inget karya-karya kocak Doel Sumbang.
  • Goyang badan masih dilanjutkan lagi dengan lagu berirama rock n roll asyik yang berkisah tentang percintaan sesama mahasiswa demonstran. Kalau dalam konser pasti sebagian penonton berjingkrak-jingkrak mendengar lagu ini. Lagu ‘Si Putri Dan Si Fulan’ pada track keempatbelas merupakan pembuktian Iwan Fals kalau dia masih bisa bikin karya menarik seperti masa lalu. Dan suasananya membuat saya teringat karya-karya blues alm. Harry Roesli.
  • Puas dengan irama rancak, kembali Iwan Fals menurunkan tensi dengan lagu santai berjudul ‘Bangsat’. Tiupan harmonika khas Iwan menghiasi lagu padatrack kelimabelas ini. Lirik kritis tentang koruptor yang dinyanyikan semoga bisa bermanfaat.
  • Seperti kita ketahui, beberapa tahun terakhir ini Iwan Fals aktif dengan internet. Dia juga aktif dengan sosial media di dunia maya. Mungkin itu sebabnya pada track keenambelas muncul lagu ‘Dajal Net’ yang berkisah tentang kecanduan pada internet. Iwan menyanyikan lagu berirama riang ini dengan gaya vocal yang kocak, membuat album ini semakin berwarna.
  • Lalu track ketujuhbelas terasa mendadak kelam. Lagu ‘Pelaut’ yang mendayu dayu membuat saya drop tiba-tiba. Jadi selanjutnya saya akan loncati atau pindahkan urutan lagu ini agar tidak merusak suasana setelah sebelumnya disuguhi musik-musik berirama riang.
  • Dan sebagai penutup dihadirkan lagu ‘Tak Kenal Maka Tak Sayang’, melengkapi delapanbelas track. Lagu ini juga sudah pernah dinyanyikan dalam konser pada tahun 2012. Lagu pesanan khusus yang berirama country ini sudah pernah saya ulas dalam artikel Tak Kenal Maka Tak Sayang – Lagu Iwan Fals.

kesimpulannya….
Secara umum “cukup puas” dengan album RAYA ini karena terbukti beragam keinginan fans yang sering disuarakan akhirnya terakomodir disini.

Yang maksa Iwan nyanyi teriak-teriak, ada lagunya disini…
Yang minta Iwan bikin lirik kritis, ada lagunya disini…
Yang ingin Iwan nyanyi country, ada lagunya disini…
Yang maunya Iwan nyanyi sambil ngelawak, ada lagunya disini…
Yang nyuruh Iwan rekam lagu ghoib, ada lagunya disini…

Yang menuntut Iwan bikin lagu enak, ada lagunya disini…

Yang maunya album ‘kelas berat’, ada di album ini dengan 18 lagu baru double disc, musik keren, karakter vocal bagus…

Seperti album sebelumnya, album Raya ini dibuat oleh PT.Tiga Rambu dengan label FALS Record. Perusahaan dan label rekaman milik Iwan Fals yang dikelola oleh keluarganya sendiri. Dan album RAYA ini dari kualitas dan kuantitas jelas lebih baik dari album sebelumnya yang mereka buat.

Album ini kerjasama dengan majalah Rolling Stone Indonesia dan Kopi Top. Dijual dengan bundling majalah RSI edisi koleksi dan produk kopi. Jadi rasanya untuk sistem distribusi penjualannya akan lebih mudah sehingga penggemar tidak kesulitan mendapatkannya.

(Review diambil dari iwanfalsmania.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...