50th Anniversary Michael “Air” Jordan

Michael Jeffrey Jordan, itulah nama lengkap dari Pemain Legendaris NBA Michael “Air” Jordan. Lahir di Brooklyn, New York Amerika Serikat pada tanggal 17 Februari 1963

Pada Tahun 1981 Jordan memulai kuliahnya di University of North Carolina, baru setahun kuliah di UNC, Jordan berhasil masuk draft dari Klub NBA Chicago Bulls dan hebatnya langsung membawa Bulls untuk masuk ke babak Play Off NBA dan Jordan pun berhasil meraih penghargaan “Rookie Of the Year”

itulah sekelimut cerita tentang legenda NBA Michael Jordan. Admin tidak akan mengulas lebih lanjut tentang biografinya 🙂 pada hari ulang tahunya yang ke 50 Tahun ini, admin lebih tertarik untuk mengulas tentang  “Air Jordan” Shoes Edition yang juga sangat legendaris … mau tau sepatu yang dikenakan Jordan saat berlaga di NBA..??? nih admin punya beberapa gambarnya ..

Air Jordan I – “Notorious” (1984) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan I – “Notorious” (1984): Edisi pertama dari Air Jordan diluncurkan pada tahun 1984, warna aslinya adalah hitam dan merah namun karena bertentangan dengan aturan NBA “non-regulation colors”, maka putih dan merah lah yang dipakai oleh Jordan untuk bertanding

Air Jordan II – “Italian Stallion” (1987) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan II – “Italian Stallion” (1987): dengan sepatu edisi 2 ini Jordan memenangkan kontes Slam Dunk Pertamanya di NBA

 

Air Jordan III – “Gotta Be The Shoes” (1988) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan III – “Gotta Be The Shoes” (1988): dengan memakai sepatu ini Jordan berhasil meraih “MVP Award” pertamanya

 

Air Jordan IV – “Taking Flight” (1989) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan IV – “Taking Flight” (1989): Pertama kali dipakai pada saat Chicago Bulls mengalahkan Cleveland Cavaliers pada Game ke 5 di Play off NBA

 

Air Jordan V – “The Fighter” (1990) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan V – “The Fighter” (1990): terinspirasi dari sebuah pesawat tempur pada perang dunia ke II,  dengan menggunakan sepatu ini Jordan berhasil mengemas 69 Point pada pertandingan melawan Boston Celtics

 

Air Jordan VI – “Promised Land” (1990-91) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan VI – “Promised Land” (1990-91): desainnya terinspirasi dari salah satu jenis mobil Porsche, dengan Air Jordan VI ini Jordan memenangkan Gelar Juara NBA bersama Chicago Bulls

 

Air Jordan VII – “Pure Gold” (1991) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan VII – “Pure Gold” (1991): desainnya diilhami dari Tribal Art Afrika Selatan, dengan seri 7 ini Jordan berhasil memenangkan Gelar Juara NBA (lagi), Pencetak nilai terbanyak ke 6 dan medali emas olimpiade bersama “The Dream Team” USA

 

Air Jordan VIII – “Strap In” (1993) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan VIII – “Strap In” (1993): dengan fitur penutup tali dan logo “Air Jordan” tersemat di dalamnya

 

Air Jordan IX – “Perfect Harmony” (1994) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan IX – “Perfect Harmony” (1994): dirilis pada tahun 1994, sayang Jordan terlanjur pensiun sebelum sepatu ini dirilis, sehingga Jordan tidak sempat memakai sepatu ini dalam kompetisi NBA

 

Air Jordan X – “The Legacy Continues” (1995) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan X – “The Legacy Continues” (1995): meskipun Jordan sudah pensiun, tapi Edisi Air Jordan tetap berlanjut, yang unik dari sepatu ini adalah jika rekan-rekan tengok di bagian sol sepatu ini, maka akan terlihat daftar prestasi apa saja yang sudah diraih Jordan

Air Jordan XI – “Class Act” (1996) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XI – “Class Act” (1996): edisi pertama setelah Jordan “Comeback” dari pensiunnya, berhasil membawa Bulls memenangi 72 pertandingan dari 82 pertandingan reguler NBA, dan menjadi sebuah rekor persentasi kemenangan terbaik dalam NBA. Jordan juga memakai sepatu ini dalam film Space Jam

 

Air Jordan XII – “The Dynasty Continues” (1997) – (Photo courtesy of Nike)

 Air Jordan XII – “The Dynasty Continues” (1997): terinspirasi oleh sepatu yang sedang “in” di abad 19, Jordan pertama kali memakai sepatu ini pada saat bertanding melawan Utah Jazz

Air Jordan XIII – “Black Cat Pounces” (1998) – Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XIII – “Black Cat Pounces” (1998): diambil dari julukan Jordan “Black Cat” …. itu nama edisinya… klo desainnya mungkin ada korelasi dari warnanya … 🙂

 

Air Jordan XIV – “Race Ready” (1999) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XIV – “Race Ready” (1999): terinspirasi dari mobil ferrari-nya Jordan

 

Air Jordan XV – “Speed of Sound” (2000) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XV – “Speed of Sound” (2000): saat edisi ini dirilis Jordan sudah pensiun (lagi), pada tumit sepatu ini tersemat tulisan “23/6/15” yang artinya 23=nomer punggung Jordan, 6=jumlah cincin NBA yang berhasil diraih Jordan, 15=sepatu ini merupakan edisi ke 15 “Air Jordan”

 

Air Jordan XVI – “Marching On” (2001) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XVI – “Marching On” (2001): desainnya mengambil tema “Move On” nya Jordan dari seorang pemain menjadi seseorang yang berada di belakang layar

 

Air Jordan XVII – “Jazzed Up” (2002) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XVII – “Jazzed Up” (2002): dikemas dalam tas logam ditambah bonus CD-Room didalamnya, sepatu yang dipakai Jordan pada saat “Comeback Session II” dan memperkuat klub Washington Wizzard di NBA. Desain Sol Edisi 17 ini diilhami oleh lapangan Golf, tempat dimana Jordan menghabiskan waktu pada saat pensiun Edisi 2

 

Air Jordan XVIII – “Last Dance” (2003) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XVIII – “Last Dance” (2003): dipakai Jordan pada pertandingan terakhirnya di NBA, 16 April 2003. Desainnya diilhami dari mobil Lamborghini Murcilago.

 

Air Jordan XIX – “Full Flex” (2004) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XIX – “Full Flex” (2004): Edisi pertama setelah Jordan pensiun, Jordan juga ambil bagian dalam mendesain bagian atas dari sepatu ini. Edisi 19 ini juga merupakan sepatu paling ringan dari semua Edisi “Air Jordan” yang pernah dikeluarkan

 

Air Jordan XX – “Living Greatness” (2005) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XX – “Living Greatness” (2005): Edisi “20th Anniversary” Jordan dalam Karir NBA

 

Air Jordan XXI – “Performance Luxury Dna” (2006) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XXI – “Performance Luxury Dna” (2006): terinspirasi dari mobil Bentley Continental GT Coupe

 

Air Jordan XXII – “Hit The Afterburners” (2007) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan XXII – “Hit The Afterburners” (2007): diilhami dari Pola kamuflase Jet Tempur F22 Raptors

 

Air Jordan 2009 – “Beyond” (2009) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan 2009 – “Beyond” (2009): katanya sih desainnya terinspirasi dari pola pertahanan yang diterapkan oleh Jordan

 

Air Jordan 2010 – “Full Speed Ahead” (2010) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan 2010 – “Full Speed Ahead” (2010): Edisi “25th celebrates Jordan MJ’s ability to see through opponents”

 

Air Jordan 2011 – “Choose Your Flight” (2011) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan 2011 – “Choose Your Flight” (2011): dipakai oleh pemain NBA Dwyane Wade, desainnya terinspirasi dari “Multi Weapon” nya Jordan dikombinasikan dengan “all-around athleticism” nya Dwyane Wade

 

Air Jordan 2012 – “One Shoe. Three Flights.” (2012) – (Photo courtesy of Nike)

Air Jordan 2012 – “One Shoe. Three Flights.” (2012): desainnya mencerminkan Jordan Muda bermain sedikit kurang ajar namun penuh dengan kepercayaan diri

itulah beberapa edisi Air Jordan yang berhasil Admin kumpulkan dari berbagai sumber… semoga bermanfaat ya ..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...