DIASPORA, Lawan Baru FACEBOOK

Setelah Facebook banyak dikritik karena beberapa fiturnya dianggap mengabaikan privasi pengguna. Sebagai ‘jawaban’ atas kondisi ini, sebuah jejaring sosial bernama Diaspora yang berbasis open source siap diluncurkan pada tanggal 15 september Mendatang

Diaspora mengklaim memiliki keunggulan dalam hal pengendalian informasi pribadi atau privasi penggunanya. Pada Juli lalu, isu lemahnya perlindungan privasi pengguna jejaring sosial Facebook sempat mendatangkan hujan kritik yang pedas dari para pengguna situs ini.

Saat itu, sejumlah pengguna mengeluhkan data pribadi mereka yang tersingkap ke publik dan digunakan untuk berbagai jenis penawaran, seperti kartu kredit, asuransi dan wisata. Padahal para pengguna mengaku tidak pernah memberikan informasi pribadinya kepada siapa pun. Selain itu, Facebook juga dikritik karena terlalu kompleks dan membingungkan.

Diaspora dikembangkan oleh tim yang terdiri empat orang mahasiswa Universitas New York, yakni Daniel Grippi, Maxwell Salzberg, Raphael Sofaer, dan Ilya Zhitomirskiy. Proyek pengembangan Diaspora ini konon bernilai US$ 200.000 (sekitar Rp 1,8 miliar)..

Mereka juga menyatakan telah mempersiapkan cara sehingga para pengguna dapat menentukan konten apa saja yang dibagi kepada rekan-rekan mereka dan konten apa yang hanya dibagi terhadap orang-orang tertentu. “Kami paham ini adalah sebuah permasalahan rumit dan kami mencoba untuk mengatasinya secara serius,” lanjutnya lagi.

Memang sulit membayangkan bagaimana Diaspora ini nantinya mampu menjadi penantang serius bagi Facebook, yang telah digunakan 500 juta user di seluruh dunia dan kini bernilai ekonomis sekitar US$ 33 miliar (sekitar Rp 297 triliun).

Namun uniknya, salah satu orang yang ikut menyumbangkan dana pengembangan Diaspora adalah CEO Facebook sendiri, Mark Zuckerberg.

So… kalian para fesbuker… siap2 untuk mencoba diaspora ini… dan tentukan mana yang lebih baik…..

Buat saya pribadi… mo facebook… diaspora….

Tetap ngeblog yang terbaik … xixixixixixi

dikutip dari berbagai sumber… (abah gugel pastinya)

Setelah Facebook banyak dikritik karena beberapa fiturnya dianggap mengabaikan privasi pengguna. Sebagai ‘jawaban’ atas kondisi ini, sebuah jejaring sosial bernama Diaspora yang berbasis open source siap diluncurkan pada tanggal 15 september Mendatang

Diaspora mengklaim memiliki keunggulan dalam hal pengendalian informasi pribadi atau privasi penggunanya. Pada Juli lalu, isu lemahnya perlindungan privasi pengguna jejaring sosial Facebook sempat mendatangkan hujan kritik yang pedas dari para pengguna situs ini.

Saat itu, sejumlah pengguna mengeluhkan data pribadi mereka yang tersingkap ke publik dan digunakan untuk berbagai jenis penawaran, seperti kartu kredit, asuransi dan wisata. Padahal para pengguna mengaku tidak pernah memberikan informasi pribadinya kepada siapa pun. Selain itu, Facebook juga dikritik karena terlalu kompleks dan membingungkan.

Diaspora dikembangkan oleh tim yang terdiri empat orang mahasiswa Universitas New York, yakni Daniel Grippi, Maxwell Salzberg, Raphael Sofaer, dan Ilya Zhitomirskiy. Proyek pengembangan Diaspora ini konon bernilai US$ 200.000 (sekitar Rp 1,8 miliar)..

Mereka juga menyatakan telah mempersiapkan cara sehingga para pengguna dapat menentukan konten apa saja yang dibagi kepada rekan-rekan mereka dan konten apa yang hanya dibagi terhadap orang-orang tertentu. “Kami paham ini adalah sebuah permasalahan rumit dan kami mencoba untuk mengatasinya secara serius,” lanjutnya lagi.

Memang sulit membayangkan bagaimana Diaspora ini nantinya mampu menjadi penantang serius bagi Facebook, yang telah digunakan 500 juta user di seluruh dunia dan kini bernilai ekonomis sekitar US$ 33 miliar (sekitar Rp 297 triliun).

Namun uniknya, salah satu orang yang ikut menyumbangkan dana pengembangan Diaspora adalah CEO Facebook sendiri, Mark Zuckerberg.

So… kalian para fesbuker… siap2 untuk mencoba diaspora ini… dan tentukan mana yang lebih baik…..

Buat saya pribadi… mo facebook… diaspora….

Tetap ngeblog yang terbaik … xixixixixixi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...