Jenis – Jenis Wine

[singlepic id=38 w=320 h=240 float=left]Anggur (atau juga populer disebut dalam bahasa Inggris: wine) adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine).

Wine adalah sari buah segar dari kumpulan buah anggur segar yang tumbuh di area terbuka dan diragikan berdasarkan kebiasaan dan tradisi setempat, dengan tanpa menambah sedikitpun barang pengganti atau bahan asing lainnya. Sari buah tadi diragikan sampai masak dan kemudian diperam beberapa tahun lamanya agar anggur itu menjadi matang. Anggur tadi mempunyai kadar alkohol 16%.

Ada empat macam tipe anggur (Wine) yaitu:

  1. Table Wine (anggur yang biasa disajikan di meja makan untuk menemani makan), seperti red wine, ros wine, white wine. Anggur ini diklasifikasikan menjadi Stiil, Natural, Sweet, and Dry.
  2. Fortified Wine seperti: Brandy, Port, Sherry.
  3. Sparkling (yang kemilau) seperti: Champagne.
  4. Aromated Wine seperti: Vermouth, Quinine Wines.

Menurut tradisinya, anggur merah disajikan dengan hidangan dari daging merah, seperti daging sapi, daging kambing dsb. Anggur putih disajikan dengan hidangan dari daging putih seperti daging ayam, kepiting, kerang, kakap, udang galah, dll. Sedangkan anggur merah jambu (rose wine) akan cocok sekali dengan hidangan dari daging merah jambu misalnya daging babi. Rose wine bersifat neutral. Anggur ini cocok dengan segala macam makanan. Champagne biasa diminum bersama hidangan penutup.

Anggur dibuat melalui fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur. Ada beberapa macam minuman anggur yaitu : Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine:

  1. Red Wine adalah wine yang dibuat dari anggur merah (red grapes). Beberapa jenis anggur merah yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah merlot, cabernet sauvignon, syrah/shiraz, dan pinot noir.
  2. White Wine adalah wine yang dibuat dari anggur putih (white grape). Beberapa jenis anggur hijau yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah chardonnay, sauvignon blanc, semillon, riesling, dan chenin blanc.
  3. Rose Wine adalah wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine. Di daerah Champagne, kata Rose Wine mengacu pada campuran antara White Wine dan Red Wine.
  4. Sparkling Wine adalah wine yang mengandung cukup banyak gelembung karbon dioksida di dalamnya. Sparkling Wine yang paling terkenal adalah Champagne dari Prancis. Hanya Sparkling Wine yang dibuat dari anggur yang tumbuh di desa Champagne dan diproduksi di desa Champagne yang boleh disebut dan diberi label Champagne.
  5. Sweet Wine adalah wine yang masih banyak mengandung gula sisa hasil fermentasi (residual sugar) sehingga membuat rasanya menjadi manis.
  6. Fortified Wine adalah wine yang mengandung alkohol lebih tinggi dibandingkan dengan wine biasa (antara 15% hingga 20.5%). Kadar alkohol yang tinggi ini adalah hasil dari penambahan spirit pada proses pembuatannya.

Beberapa jenis Anggur yang popular dan perbedaannya

1. Cabernet Sauvignon

Mungkin ini adalah jenis anggur yang paling banyak dibenci namun sekaligus dipuja oleh banyak orang Indonesia, terutama  yang baru mengenal Wine tidak menyukai Wine dari jenis anggur ini. Karena rasanya yang bisa sangat tanic atau terasa sepat tidak karuan, karena rasa sepat bukanlah rasa yang biasa diapresiasi dalam budaya kuliner kita. Tapi justru tanin inilah yang juga memberi kesempatan bagi sebotol Wine untuk dapat berevolusi untuk mengeluarkan potensi terbaiknya. Cabernet Sauvignon dari Australia dan California, banyak menawarkan rasa Fruit-driven style.

2. Merlot
Jika Cabernet Sauvignon terasa lebih kuat dan keras, Merlot malah sebaliknya. Selain mempunyai tanin yang lebih soft dari Cabernet Sauvignon. Merlot juga memiliki karakter buah seperti blackberry, pulm, strawberry juga memiliki spicy yang lebih terasa lembut. Tidaklah heran jika banyak orang yang jatuh cinta pada Merlot sejak tegukan pertama.

3. Syrah/Shiraz
Syrah disebut juga Shiraz  tapi apapun sebutannya karakter yang membuat Shiraz  begitu terkenal adalah citarasa yang peppery terutama karakter merica hitam dan kadang merica putih spicy dan blackberry dalam balutan kompleksitas rasa yang mengesankan.

4. Chardonnay
Chardonnay mungkin bias disebut sabagai salah satu jenis anggur yang paling popular di Indonesia. Tapi Chardonnay ada banyak macam loh, Chardonnay dari daerah yang dingin bias memiliki karakter apel hijau, pearl, lemon serta aksen mineral. Sedangkan Chardonnay yang berasal dari daerah yang lebih hangat seperti Australia dan California bias memiliki aksen buah-buahan tropis seperti Melon dan Peach.

5. Riesling
Di Indonesia Wine yang dibuat dari Riesling biasanya berasal dari Alsace di Perancis. Karakter Riesling sendiri bias dimulai dari jeruk Citrus, Peach dengan karakter acidity atau rasa keasaman yang lebih menonjol dari Chardonnay.

6. Semillion
Manis, mungkin itulah kata yang muncul di benak-benak orang jika menyebut Semillion. Anggur ini memang menjadi bahan baku Sweet Wine. Karakter madu yang kaya, elegan dan juga complex membuat Semillion terkenal dikalangan pencinta Wine.

7. Ice Wine/Dessert Wine

Sweet Wine mendapatkan rasa manis dari dua hal yaitu kadar gula natural yang tinggi dalam buah dan proses fermentasi yang berbeda. Untuk membuat Sweet Wine buah anggur dipanen jauh melampaui waktu normal hingga musim dingin tiba. Sehingga konsentrasi gula alami jadi lebih tinggi. Suhu musim dingin akan membekukan anggur tersebut dan anggur yang masih beku segera di press. Dalam proses ini air akan terpisahkan dari gula karena titik didih air berbeda dengan titik didih gula. Yang terkenal sebagai produsen wine jenis ini adalah Jerman dan Canada. Salah satu jenis sweet wine yang terkenal di Medan adalah Mozart dan Beethoven.

8. Sparkling Wine
Come quickly I’m Testing the star. Begitulah ujar Dom Perignon seorang biarawan yang sering disebut sebgai orang yang pertama mambuat Champagne. Bui-bui ini bukanlah monopoli Champagne karena banyak daerah lain yang memproduksi Sparkling Wine, namun hanya Sparkling Wine dari daerah Champagne sajalah yang boleh memakai nama Champagne. Dimedan juga ada beberapa jenis Sparkling Wine yang sangat popular dari Prancis seperti Jean Dorsene Demi-Sec dan Juve Y’Camps Brut.

Dikutip dari berbagai sumber

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...